Syarat Website yang Diterima Google AdSense (Update Terbaru)

 Syarat Website yang Diterima Google AdSense (Update Terbaru)

Google AdSense masih menjadi salah satu cara paling populer untuk menghasilkan pendapatan dari website. Namun, tidak sedikit pemilik blog yang pengajuannya ditolak karena belum memenuhi syarat tertentu. Padahal, sebagian besar penolakan terjadi karena hal-hal dasar yang sering dianggap sepele.

Artikel ini membahas syarat website yang diterima Google AdSense berdasarkan praktik umum dan kebijakan yang masih relevan hingga saat ini. Penjelasan dibuat sederhana, netral, dan mudah dipahami, terutama untuk pemilik blog pemula.




Mengapa Google AdSense Punya Syarat Ketat?

Google ingin memastikan iklan yang tampil berada di lingkungan yang aman, bermanfaat, dan berkualitas. Pengiklan membayar mahal agar iklannya muncul di website yang:

  • Dipercaya pengunjung
  • Memiliki konten jelas dan bermanfaat
  • Tidak melanggar kebijakan hukum atau etika

Karena itu, AdSense tidak hanya menilai tampilan, tetapi juga isi dan tujuan website.


Syarat Utama Website agar Diterima Google AdSense

1. Konten Original dan Bermanfaat

Konten adalah faktor paling penting. Google sangat menekankan keaslian dan nilai informasi.

Konten yang disukai AdSense:

  • Ditulis sendiri, bukan hasil salin-tempel
  • Memberikan solusi, panduan, atau informasi jelas
  • Fokus pada satu topik utama (tidak campur aduk)

Hindari konten berikut:

  • Hasil copy dari website lain
  • Artikel terlalu pendek tanpa penjelasan
  • Konten hasil terjemahan mentah tanpa pengolahan

Sebagai contoh, artikel tutorial sebaiknya menjelaskan langkah secara runtut, bukan hanya daftar poin tanpa konteks.


2. Website Sudah Memiliki Cukup Artikel

Tidak ada angka resmi dari Google, tetapi berdasarkan pengalaman banyak publisher, website sebaiknya sudah memiliki:

  • Minimal 15–30 artikel berkualitas
  • Setiap artikel panjangnya wajar dan informatif
  • Konten saling relevan dalam satu niche

Website dengan hanya 3–5 artikel biasanya dianggap belum siap.


3. Navigasi Jelas dan Mudah Digunakan

Pengunjung harus bisa memahami struktur website tanpa bingung.

Pastikan website memiliki:

  • Menu navigasi yang berfungsi
  • Kategori atau label yang rapi
  • Tampilan bisa dibaca di HP dan desktop

Google menilai pengalaman pengguna (user experience) sebagai bagian penting dari kualitas website.


4. Halaman Wajib yang Tidak Boleh Hilang

Ini adalah syarat yang sering dilupakan pemula.

Website harus memiliki halaman:

  • Tentang Kami (About)
  • Kontak (Contact)
  • Kebijakan Privasi (Privacy Policy)

Halaman ini menunjukkan bahwa website dikelola secara serius dan transparan.

Tips:

  • Tulis dengan bahasa sendiri
  • Jangan menggunakan template mentah tanpa diedit
  • Sesuaikan dengan jenis website Anda

5. Domain dan Struktur Website Profesional

Google lebih menyukai website dengan identitas jelas.

Disarankan:

  • Menggunakan domain TLD (seperti .com, .net, .id)
  • Nama domain relevan dengan isi website
  • Tidak menggunakan subdomain gratisan

Selain itu, pastikan:

  • Website bisa diakses tanpa error
  • Tidak ada halaman kosong atau rusak

Kepatuhan terhadap Kebijakan Google AdSense

6. Tidak Mengandung Konten Terlarang

Google AdSense memiliki kebijakan ketat terkait jenis konten.

Konten yang berisiko ditolak:

  • Pornografi atau konten dewasa
  • Kekerasan berlebihan
  • Judi dan aktivitas ilegal
  • Penipuan atau klaim menyesatkan
  • Pelanggaran hak cipta

Jika website Anda membahas topik sensitif, pastikan disajikan secara informatif dan netral, bukan provokatif.


7. Tidak Ada Pelanggaran Hak Cipta

Gunakan hanya:

  • Gambar bebas lisensi
  • Foto hasil karya sendiri
  • Ilustrasi yang legal digunakan

Hindari:

  • Mengambil gambar dari Google tanpa izin
  • Mengunggah video atau musik berhak cipta tanpa hak

Hak cipta adalah salah satu penyebab penolakan AdSense yang cukup sering terjadi.


Aspek Teknis yang Perlu Diperhatikan

8. Website Sudah Terindeks Google

Sebelum mengajukan AdSense, pastikan website Anda:

  • Sudah muncul di hasil pencarian Google
  • Terdaftar di Google Search Console
  • Tidak diblokir oleh robots.txt

Website yang belum terindeks biasanya dianggap belum siap.


9. Kecepatan dan Keamanan Website

Google juga memperhatikan aspek teknis, seperti:

  • Website bisa diakses dengan cepat
  • Menggunakan HTTPS (SSL aktif)
  • Tidak banyak error atau redirect bermasalah

Website yang lambat dan tidak aman berpotensi menurunkan kepercayaan pengunjung.


Kesalahan Umum yang Membuat Pengajuan Ditolak

Beberapa kesalahan berikut sering terjadi pada blog baru:

  • Artikel terlalu sedikit
  • Konten belum fokus satu topik
  • Tampilan berantakan atau banyak widget tidak perlu
  • Mengajukan AdSense terlalu cepat
  • Tidak membaca alasan penolakan sebelumnya

Jika ditolak, sebaiknya perbaiki dulu sebelum mengajukan ulang.


Kapan Waktu yang Tepat Mengajukan Google AdSense?

Tidak ada waktu pasti, tetapi idealnya:

  • Website sudah aktif minimal beberapa minggu
  • Konten konsisten dan terus diperbarui
  • Sudah ada trafik organik meski kecil

Google lebih menyukai website yang terlihat “hidup” dan terus berkembang.


Kesimpulan

Agar website diterima Google AdSense, fokuslah pada kualitas, bukan kecepatan. Konten original, struktur rapi, halaman penting lengkap, serta kepatuhan pada kebijakan adalah fondasi utama.

Daripada mengejar cepat diterima, lebih baik membangun website dengan niat jangka panjang. Ketika website bermanfaat bagi pengunjung, peluang diterima AdSense akan terbuka dengan sendirinya.

Posting Komentar untuk "Syarat Website yang Diterima Google AdSense (Update Terbaru)"