Perbedaan Web 1.0, Web 2.0, dan Web 3.0

Perbedaan Web 1.0, Web 2.0, dan Web 3.0



1. Web 1.0 — Internet Generasi Pertama

Ciri utama: Hanya bisa membaca (read-only)
Web 1.0 adalah versi internet paling awal. Pada masa ini, pengguna hanya bisa melihat informasi, tidak bisa memberi komentar atau mengunggah sesuatu.

Ciri-ciri Web 1.0:

  • Website statis
  • Tampilan sederhana
  • Tidak ada interaksi
  • Hanya admin yang bisa mengubah isi web
  • Contoh: situs berita lama, blog tanpa kolom komentar, halaman profil statis

Ibaratnya: seperti membaca koran digital — kamu hanya bisa lihat, tidak bisa berkomentar.


2. Web 2.0 — Internet Generasi Kedua

Ciri utama: Bisa membaca dan berinteraksi (read–write)
Web 2.0 adalah versi internet yang kita pakai sekarang. Di sini pengguna bisa membuat konten, berinteraksi, dan berbagi.

Ciri-ciri Web 2.0:

Contoh:

Ibaratnya: media sosial — semua orang bisa posting, komen, dan berkomunikasi.


3. Web 3.0 — Internet Generasi Ketiga

Ciri utama: Terdesentralisasi & kepemilikan oleh pengguna (read–write–own)
Web 3.0 memakai teknologi blockchain. Di sini, pengguna bisa memiliki data, aset digital, dan identitas sendiri, bukan dikuasai perusahaan besar.

Ciri-ciri Web 3.0:

Contoh platform Web3:

  • OpenSea (marketplace NFT)
  • Metamask (dompet digital)
  • Uniswap (DEX)
  • Decentraland (metaverse)

Ibaratnya: internet yang kamu miliki sendiri — bukan perusahaan.


Ringkasan Cepat

Generasi Web Fungsi Utama Siapa Mengontrol Data? Contoh
Web 1.0 Baca saja Pemilik website Website statis
Web 2.0 Baca + tulis + interaksi Perusahaan besar Instagram, YouTube
Web 3.0 Baca + tulis + miliki Pengguna sendiri (blockchain) OpenSea, DApps


Posting Komentar untuk "Perbedaan Web 1.0, Web 2.0, dan Web 3.0"